• Imagen 1 SEMANGAT
    berusahalah untuk menjadi se2orang yg berguna,,,

Tahun Baru 2011

Bismillahirrohmannirrohim



Hem..setahun yang lalu adalah tahun yang cukup panjang, banyak banget kesusahan dan kesenangan yang didapat, semuanya itu membuat berpikir bagaimana untuk menghadapi tahun yang akan datang, jadikan sebagai bekal yang tak akan habis. dengan harapan baru di tahun yang baru, semangat akan terus dilakukan untuk pencapaian yang dituju, tapi sebelumnya lebih baik flash back dulu ke tahun kemarin...:(

Apa yang sudah kita kulakukan ? bergunakah ? Renungkan dimalam tahun baru membuat ku berpikir ternyata terlalu banyak membuang-buang waktu untuk hal-hal yang tak berguna, konsentrasi yang mudah pecah karena hal sepele ternyata telah menjadi kebiasaan yang saat ini aku tak bisa hilangkan. kebiasaan baru sudah aku punya tapi kebiasaan itu tidak baik awalnya mencoba tapi lama-lama menjadi kebiasaan, tapi sebelum menjelang awal tahun ini aku sudah berusaha untuk menguranginya, hem,,, walaupun sulit tapi lumayan juga sudah mulai berkurang, semangat rie...:) pindah ke hal yang baik,,,dalam kemampuan komputer aku sudah dapat banyak sekali pelajaran atw pengalaman-pengalaman baru yang awalnya sangat sulit well...tahun 2010 lalu benar2 menjadi tahun pencapaian yang aku bilang sangat besar bagi diriku dalam skill, walaupun ini belum cukup untuk bekal aku dimasa yang akan datang, dalam hal kehidupan sosial aku juga dapat sekali banyak pengalaman yang banyak bgt yang aku jadikan acuan hidup baik aku ambil dan kukembangkan, burukpun aku ambil dan aku pelajari untuk aku hindari.

Nah sekarang saatnya berpikir untuk tahun 2011 yang baru ini, di umurku yang sudah meranjak kepala 2 ini aku mencoba untuk sedikit melakukan perubahan dalam berpikir tentang hidup, klo tahun yang lalu aku sangat berpikir aku yang menentukan semunya itu (hehehehe ga susuai kata pepatah yah ngelawan kodrat) walaupun ga banyak yang berhasil tapi kebanyakan gagalnya hahahahaha gitu dech ternyata pepatah memang benar adanya, tapi ditahun ini aku merubah untuk berpikir " aku yang berencana tapi tuhan yang menentukan ", pelajari hal yang kecil untuk jadi besar, semua berawal dari dasar gk bisa langsung ke proffesional jadi kesabaran dan keuletan adalah yang utama untuk pencapaian itu, "semua tidak seperti yang kita lihat ", salah satu dari prinsip yang coba ku pegang bahwa ada sesuatu dibalik semua hal dalam hidup.

" jangan menyerah klo kita masih ingin terus mencoba jadi teruslah berjuang untuk pencapain itu"

Logika Berfikir Admin Jaringan

Bismillahirrahmaanirrahiim


Menyiapkan sebuah server merupakan hal biasa bagi seorang admin. Admin tentu akan menginstall dan mengkonfigurasi server agar resource yang ada dapat bekerja maksimal serta tidak ada bug-bug yang dapat membahayakan servernya. Misalkan saja admin diminta untuk menyiapkan server yang akan digunakan sebagai *web server*. Sistem operasi Linux menjadi pilihannya karena terkenal sangat stabil.

Install Paket Aplikasi yang Diperlukan Saja

Pada saat installasi, sampailah admin pada tahapan untuk menentukan paket aplikasi apa saja yang akan disertakan dalam proses installasi tersebut. Ada 3 kategori paket aplikasi yang harus admin pilah-pilah:

1. Paket utama server [perlu diinstall]

2. Paket pendukung, seperti utilitas [perlu diinstall]

3. Paket yang tidak diperlukan [tidak perlu diinstall]

Admin mulai memilah-milah paket aplikasi yang akan diinstall

* Postfix, mmm…tidak perlu, karena server ini hanya akan digunakan sebagai web server-bukan mail
server

* Apache, …perlu, inilah paket utama web servernya yang harus diinstall di server

* Bind, mmm, ..tidak perlu, karena server ini hanya akan digunakan sebagai web server-bukan DNS
server

* Mysql, perlu, inilah paket database server yang akan digunakan dengan Apache.

* Midnight Commander, mmm…perlu utilitas ini sangat penting untuk manajemen file

* SSH Server, mmm…perlu. Walaupun server ini sebagai web server, tapi SSH server diperlukan agar
sistem dapat diakses secara remote.

* Dan seterusnya dan seterusnya…

Mengapa admin memasukkan program ke server *hanya* yang diperlukan saja? Dia tidak memasukkan KDE, Mail server, DNS server, dan seterusnya dari paket-paket yang tidak diperlukan dalam membangun web servernya? Setidaknya ada 2 alasan penting mengapa admin hanya memasukkan paket program yang diperlukan saja:


1. Semakin banyak paket program yang berjalan, maka resource server akan banyak terkuras. Kalau kebutuhan hanya sebagai web server, mengapa server harus capek-capek membagi resource prosessor, RAM dan hardisk untuk Mail Server, DNS, X-Windows dan paket-paket yang tidak diperlukan?

2. Semakin banyak paket program yang berjalan, maka potensi bug yang dapat diexploitasi semakin banyak.

Demikianlah pilihan admin yang cerdas, dia memasukan paket aplikasi ke dalam servernya hanya paket-paket yang diperlukan saja, apakah berupa paket utama atau paket pendukungnya. Admin yang cerdas tentu tidak akan memenuhi servernya dengan paket-paket yang sebenarnya tidak diperlukan.

Mengejar Surga dengan Tenaga Sisa
Saudaraku …
Untuk server saja kita mampu memilihkan yang terbaik baginya, lantas bagaimana untuk diri kita sendiri? Tidakkah kita lupa dengan firman Allah ta’ala

“Dan tidaklah Aku ciptakan jin dan manusia kecuali agar mereka beribadah kepada-Ku” (Adz-Dzariaat: 56)

Mengapa waktu, tenaga, dana dan seluruh resource kita lebih banyak untuk hal-hal yang bukan tujuan utama kita? Mengapa ketika kita diajak untuk shalat berjamaah, kita lebih sering mengatakan “Lagi tanggung..”. Ketika kita diajak untuk menghadiri majelis ilmu syar’i, kita lebih sering mengatakan “Sedang sibuk…”. Ketika ada kesempatan berinfaq kita mengatakan “Tidak punya receh..” Kita begitu bersemangat mengejar studi S1, S2 bahkan S3, tetapi tata cara mandi wajib dan wudlu yang sesuai sunnah saja kita tidak mengetahuinya, naif sekali bukan?. Coba kita buka agenda kita, adakah tertulis disitu agenda-agenda untuk akhirat kita?! Wahai manusia yang sangat perlu untuk dikasihani, engkau berharap surga tetapi mengejarnya dengan sisa-sisa, tidakkah engkau malu?

Manusia yang cerdas seperti admin yang cerdas yang menggunakan resource untuk tujuan utamanya, sebagaimana web server maka resource server digunakan untuk menjalankan fungsi web server. Demikain juga manusia, manusia mempunyai tugas utama yakni beribadah dengan berbagai bentuknya.

Saudaraku …
Waktu kita adalah modal kita, waktu di akhirat ibarat kotak-kotak penyimpanan bekal kita. Satu Jam dari waktu kita ibarat 1 kotak, 1 hari waktu kita sebanding dengan 24 kotak. Nanti di akhirat kita akan membuka kotak-kotak perbekalan tersebut, jika jam demi jam waktu kita diisi dengan sesuatu yang sia-sia, sesuatu yang tidak ada manfaatnya di akhirat, maka kita akan mendapati kotak tersebut kosong. Jika waku tersebut diisi dengan sesuatu yang bermanfaat di akhirat, maka kotak tersebut ada isinya. Celaka sekali orang yang ketika membuka kotak tersebut tetapi selalu mendapat kekecewaan karena isinya kosong.

Saudaraku …
Jadilah orang yang zuhud yakni orang yang meninggalkan sesuatu yang tidak bermanfaat di akhirat. Orang yang zuhud seperti admin yang cerdas yang tidak memasukkan paket aplikasi ke dalam servernya kecuali yang dibutuhkan saja.

Hidup Itu Harus Seimbang

Orang tua kita sering menasehatkan bahwa hidup harus seimbang, dunia dan akhirat. Nasehat ini sangatlah baik, tetapi seringkali disalahpahami, ketika seseorang begitu rajin beribadah untuk mengumpulkan bekal di akhirat, maka orang-orang dengan mencibir mengatakan “Hidup harus seimbang, jangan akhirat melulu…”Betul sekali bahwa dunia dan akhirat harus seimbang. Saudaraku, berapa tahun kita akan hidup di dunia? 70 tahunkah? 80 tahunkah?. Lalu, berapa tahunkah kita akan hidup di akhirat? 1.000 tahunkah? 1.000.000.000 tahunkah? Saudaraku, kita akan hidup di akhirat lebih dari itu, lebih lama dari 1 milyar tahun bahkan kita akan kekal di akhirat kelak.Demi Allah saya tidak mengatakan “Kalau begitu tinggalkan saja urusan dunia!”. Saya sama sekali tidak mengatakan demikian, saya hanya mengatakan apakah kita sudah menempatkan proporsi dunia dan akhirat secara seimbang? Sudahkah kita mempersiapkan untuk akhirat kita secara semestinya? Atau malah kita hanya mempersiapkan akhirat kita hanya dengan sisa-sisa, tenaga sisa, waktu sisa, dana sisa…semua serba sisa-sisa.Padahal Allah subhanahu wa ta’ala berfirman:

“Dan kehidupan dunia ini tidak lain hanyalah kesenangan yang menipu. Berlomba-lombalah kamu kepada (mendapatkan) ampunan dari Tuhanmu dan syurga yang luasnya seluas langit dan bumi, yang disediakan bagi orang-orang yang beriman kepada Allah dan Rasul-rasul-Nya. Itulah karunia Allah, diberikan-Nya kepada siapa yang dikehendaki-Nya. Dan Allah mempunyai karunia yang besar” (Al Hadiid: 20-21)

Terakhir Saudaraku, Allah mengingatkan kita dalam sebuah surat yang Imam Syafi’i rahimahullah berkata tentang surat ini, “Seandainya Allah tidak menurunkan hujjah kepada manusia kecuali hanya surat ini saja, niscaya telah mencukupi”, yakni surat Al-Ashr

“Demi waktu. Sesungguhnya semua manusia benar-benar dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasehat menasehati supaya mentaati kebenaran dan nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran”

Semoga Allah senantiasa memberi petunjuk-Nya sehingga kita dapat menjadi manusia yang cerdas, manusia yang zuhud, manusia yang sadar diri, manusia yang mengejar surga dengan resource yang maksimal, bukan dengan sisa-sisa. Allahu ta’ala a’lam

sumber : http://www.perpustakaan-islam.com/

powered by Blogger | WordPress by Newwpthemes | Converted by BloggerTheme